selamat datang

aku hanya mengungkap yang aku fikirkan, bukan sepenuhnya kisahku

Senin, 01 Agustus 2011

tak buruk

Seberkas cahaya memantul dari rerimbunan daun
Menjelma menjadi sebuah bayangan yang teduh
Semilirnya angin berhembus kasat mata
Kiranya aku masih tertegun, memandang
sepasang mata indah setenang telaga
Yang bahkan mampu menyembunyikan riak didalamnya
Raga ini terpaku hendak bergerak namun enggan
Senyum itu membuat sedetik, aku tersihir
Setelah sadar ternyata sepasang mata tadi
Berikut senyum yang menyihirku telah lenyap
Bagai permadani indah yang menyembunyikan
Pintalan benang tidak rapi di baliknya
Begitu pula hati ini seperti pintalan benang yang buruk
Tertutup oleh indahnya rupa permadani
Untuk secuil harap yang menghampiri
Baru kusadari, aku membutuhkan hati untuk berteduh

Tidak ada komentar:

Posting Komentar