Bukankah surat cinta ini ditulis
Untuk dihantarkan kepada seorang yang dipuja
Seperti hujan yang jatuh ritmis
Menggenangi pelupuk mawar yang hendak mekar
Embun yang perlahan menjadi satu
Jatuh bersama menjadi setetes air
Menggantikan senja dengan fajar
Bukankah surat cinta ini berkisah
Akan kebanggaan pecinta tentang yang dicintainya
Seperti kepompong yang hendak berubah bentuk
Menjadi kupu-kupu yang bersayap
Malam menguraikan kisahnya sendiri
Melepas cahaya senja yang berwarna jingga
Singkat cerita hidup adalah fana
Tak akan berjalan tanpa adanya kehendak dari sang kuasa
Tidak ada komentar:
Posting Komentar