diantara bulan yang terpekur
menyalahi bintang-bintang yang mendekatinya
kusinggahi loteng kayu rapuh yang termakan zaman
salah satu anak kayu berlubang memamerkan ruang dibawahnya
kusingkap debu yang menutupi, tempat ini terlihat usang
namun memberikan aku privas untuk berfikir
sombongnya aku, seperti tau apa yang hendak kupikirkan
raga ini menjelmakan diri menjadi patung
hendak berbohong pada alam agar mendapat sebuah ketenangan
menyalahi bintang-bintang yang mendekatinya
kusinggahi loteng kayu rapuh yang termakan zaman
salah satu anak kayu berlubang memamerkan ruang dibawahnya
kusingkap debu yang menutupi, tempat ini terlihat usang
namun memberikan aku privas untuk berfikir
sombongnya aku, seperti tau apa yang hendak kupikirkan
raga ini menjelmakan diri menjadi patung
hendak berbohong pada alam agar mendapat sebuah ketenangan
Tidak ada komentar:
Posting Komentar